15 TEMPAT WISATA YANG INDAH DI JOGJA

by Tony Effendi , at 11.48 , have 0 komentar
Bila kita berbicara tentang Yogyakarta atau Jogja, pasti yang terlintas di pikiran kita adalah kota yang istimewa dengan beranekaragam tempat wisata yang indah seperti candi-candi yang bertebaran di mana-mana, pantai yang indah, wisata alam, serta etnik budaya dan aneka kuliner yang khas. Daerah Istimewa Yogyakarta ( DIY ) atau akrab disebut Jogja adalah daerah wisata yang sangat terkenal di Indonesia. Yogyakarta terletak di bagian selatan Pulau Jawa, dan berbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah dan Samudera Hindia, Yogyakarta juga merupakan Daerah Istimewa setingkat Provinsi yang merupakan tempat peleburan Negara Kesultanan Yogyakarta serta menjadi Negara Kadipaten Paku Alaman.

        Keanekaragaman wisata di Jogja tidak hanya memukau wisatawan lokal saja, namun juga menarik wisatawan asing atau mancanegara. Karena selain Pulau Bali, Yogyakarta atau Jogja adalah tempat wisata yang paling dikenal di mancanegara. Yogyakarta memiliki sejumlah tempat - tempat wisata favorit yang terkenal. Tempat Wisata Populer apa saja yang menjadi favorit dan menarik para wisatawan?



1. Candi Prambanan

Candi Prambanan

        Candi Prambanan atau Candi Roro Jongrang adalah kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun pada abad ke-9 masehi. Candi ini dipersembahkan untuk Trimurti, tiga dewa utama Hindu yaitu Brahma sebagai dewa pencipta, Wishnu sebagai dewa pemelihara, dan Siwa sebagai dewa pemusnah. Kompleks candi ini terletak di kecamatan Prambanan, Sleman dan kecamatan Prambanan, Klaten, kurang lebih 17 kilometer timur laut Yogyakarta.
        Kompleks Candi di Prambanan ini meliputi 3 Candi Trimurti, 3 Candi Wahana, 2 Candi Apit, 4 Candi Kelir, 4 candi Patok, 224 Candi Perwara, total Candi Prambanan memiliki 240 Candi. Candi terbesar dan tertinggi di kompleks candi ini adalah Candi Siwa ( salah satu dari Candi Trimurti ) yang memiliki tinggi 47 meter dan lebar 34 meter. Di sini, Anda dapat melihat relief-relief serta ukiran Candi yang menceritakan sejarah Umat Hindu.




2. Pantai Parangtritis


Pantai Parangtritis

        Pantai Parangtritis terletak di kecamatan Kretek, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pantai ini mempunyai keunikan pemandangan yang tidak terdapat pada objek wisata lainnya yaitu ombak yang besar dan adanya gunung-gunung pasir di sekitar pantai, yang biasa disebut gumuk. Objek wisata ini sudah dikelola oleh pihak Pemkab Bantul dengan cukup baik, mulai dari fasilitas penginapan maupun pasar yang menjajakan souvenir khas Parangtritis.
        Di pantai ini Anda dapat menyewa ATV, Kuda, dan Kereta Kuda yang disewakan oleh penduduk setempat. Selain itu, Anda dapat memacu adrenalin dengan mencoba bermain paralayang di bukit Parangndog.




3. Jalan Malioboro


Jalan Malioboro

        Jalan Malioboro merupakan kawasan jalan dari tiga jalan di Kota Yogyakarta yang membentang dari Tugu Yogyakarta hingga ke perempatan Kantor Pos Yogyakarta. Secara keseluruhan terdiri dari Jalan Margo Utomo, Jalan Malioboro, dan Jalan Margo Mulyo. Jalan ini merupakan poros Garis Imajiner Kraton Yogyakarta. Terdapat beberapa objek bersejarah di kawasan tiga jalan ini antara lain Tugu Yogyakarta, Stasiun Tugu, Gedung Agung, Pasar Beringharjo, Benteng Vredeburg, dan Monumen Serangan Oemoem 1 Maret.
        Jalan Malioboro ini adalah surga bagi Anda yang suka wisata malamwisata kuliner dan berbelanja di Jogja. Di sini Anda dapat menemui pedagang pakaian, aksesoris, batik, kerajinan tangan dan barang unik lainnya saat siang hari, saat malam hari Anda dapat bersantai dan mencicipi berbagai kuliner khas seperti Gudeg Jogja dan Angkringan khas Jogja.
        Di Jalan Malioboro juga terkenal sebagai tempat berkumpulnya para seniman seperti seniman musik, melukis, hapening art, pantomim, dan lain-lain di sepanjang jalan ini. Selain itu, Penanda Jalan Malioboro adalah tempat favorit untuk berfoto.




4. Keraton Yogyakarta


Keraton Yogyakarta

        Keraton Yogyakarta atau Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat merupakan bangunan bersejarah dari Kesultanan Yogyakarta dan menjadi tempat tinggal Sultan beserta keluarganya. Di Keraton ini terdapat juga beberapa museum, yaitu Museum Lukisan, Museum Sri Sultan Hamengkubuwono IX, Museum Kereta, dan Museum Batik.
        Selain itu, Museum Yogyakarta juga digunakan sebagai tempat penyimpanan benda-benda budaya bernilai, termasuk replikanya. Anda juga dapat melihat berbagai pakaian prajurit dan pakaian adat keraton di Kompleks Pagelaran. Keraton Yogyakarta ini dibuka untuk umum dari jam 8 pagi sampai jam 2 siang saja.




5. Pantai Baron


Pantai Baron

        Pantai Baron terletak di Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul yang berjarak 40 km dari Pusat Kota Yogyakarta. Pantai Baron ini merupakan cekungan atau teluk dengan dua bukit yang mengapit di sisi kiri dan kanannya dengan pemandangan yang sangat indah.
        Di sini Anda dapat menikmati berbagai hidangan laut seperti Lobster, Kakap, Bawal Putih, dan Tongkol. Pantai Baron juga memiliki fasilitas berupa tempat pelelangan ikan, wahana permainan anak-anak, perahu bermesin, dan toko cinderamata yang terbuat dari cangkang kerang laut.
        Keunikan Pantai Baron adalah adanya sungai bawah tanah yang mengalir cukup deras ke arah lautan. Sungai bawah tanah tersebut mengalir ke arah laut dan membentuk sebuah sungai.




6. Air Terjun Sri Gethuk


Air Terjun Sri Gethuk

        Air Terjun Sri Gethuk terletak di Dusun Menggoran, Desa Bleberan, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Air Terjun ini bermula dari tiga sumber mata air: Kedungpoh, Ngandong, dan Ngumbul. Ketiga sumber mata air tersebut mengalir menjadi satu dan membentuk butiran-butiran air yang jatuh dari tebing bebatuan karst yang tandus. Walaupun musim kering, air terjun ini akan selalu mengalir.
        Konon, menurut cerita masyarakat di sini air terjun ini merupakan tempat penyimpanan kethuk yang merupakan salah satu instrumen gamelan milik Jin Anggo Meduro. Oleh karena itu disebut dengan nama Air Terjun Sri Gethuk dan sampai sekarang menurut masyarakat di wilayah ini sering terdengar suara-suara gamelan dari air terjun.
        Saat musim penghujan tiba, Anda dapat melihat pelangi di air terjun ini. Selain itu, Pemandangan alam di Air Terjun Sri Gethuk ini masih sangat alami ditambah dengan kehadiran satwa-satwa liar disekitar lokasi.




7. Pantai Parangkusumo



        Pantai Parangkusumo terletak di Kabupaten Bantul, sekitar 30 km selatan Kota Yogyakarta dan berdampingan dengan Pantai Parangtritis dan Pantai Depok. Pantai Parangkusumo ini diyakini oleh masyarakat sebagai pintu gerbang ke istana pantai laut selatan, sebuah istana kerajaan milik Nyi Roro Kidul yang menguasai wilayah laut selatan.
        Di pantai ini juga terdapat petilasan yang dipercaya merupakan jejak sejarah Panembahan Senopati bertemu Kanjeng Ratu Kidul. Setiap tahun, Keraton Yogyakarta menyelenggarakan upacara labuhan di pantai ini, bertepatan dengan peringatan kelahiran sultan yang berkuasa.
        Anda dapat menyusuri pinggiran pantai yang memiliki ombak besar ini dengan menggunakan kereta kuda yang disewakan oleh penduduk setempat. Selain itu, Anda dapat mencoba sensasi olahraga Sandboarding atau meluncur menggunakan papan di hamparan pasir yang ada di Gumuk Pasir. Perlu Anda ketahui, lahan Gumuk Pasir hanya ada dua di dunia ini, yaitu di Meksiko dan tentu saja di Pantai Parangkusumo Yogyakarta ini.




8. Pantai Depok


Pantai Depok

        Pantai Depok ini juga terletak di Bantul dan berdampingan dengan Pantai Parangtritis dan Pantai Parangkusumo. Pantai ini masih sangat asri dengan tanah lapang yang ditumbuhi oleh tumbuhan bakau. Pantai ini memiliki ombak yang besar namun Anda tak perlu khawatir, sebab di pantai ini terdapat petugas pantai (lifeguard) maupun Satuan Polisi. Keberadaan mereka cukup menenangkan apabila ada peringatan gelombang laut yang tidak bersahabat dengan wisatawan.
        Pantai Depok juga merupakan kawasan yang dikembangkan sebagai tempat pelelangan ikan dan wisata kuliner sea food. Berbagai jenis ikan laut seperti ikan cakalang, kakap putih, kakap merah, dan ikan bawal dapat Anda jumpai di warung dan restoran di daerah ini. Selain ikan, juga ada udang, kepiting, dan cumi-cumi.




9. Pantai Indrayanti (Pantai Pulang Sawal)

Pantai Pulang Sawal

        Pantai Pulang Sawal biasa disingkat Pantai Pulsa ini terletak di Gunung Kidul. Awalnya pantai ini popoler disebut Pantai Indrayanti, nama Indrayanti tersebut menuai banyak kontroversi karena sebenarnya Indrayanti bukanlah nama pantai, melainkan nama pemilik cafe dan restoran yang terpampang di papan nama cafe dan restoran di pantai ini. Pada akhirnya, masyarakat lebih populer menyebut pantai ini sebagai Pantai Indrayanti daripada Pantai Pulang Sawal seperti yang sudah ditetapkan pemerintah.
        Pantai ini bukan hanya dikenal akan keindahannya, namun juga kebersihannya karena keterlibatan pihak swasta membawa dampak positif bagi kebersihan pantai ini. Pengelola wisata pantai ini tak segan-segan memberikan denda sebesar Rp. 10.000 untuk tiap sampah yang dibuang sembarangan.
        Pantai Sawal memiliki air laut jernih berwarna biru kehijauan dan hamparan pasir putih bersih yang terbentang di pesisir pantai yang pendek, hanya sekitar 250 meter. Fasilitas di Pantai Sawal ini terbilang cukup memadai, misalnya seperti adanya Gazebo dan Jetsky yang disewakan untuk para wisatawan.




10. Candi Kalasan


Candi Kalasan

        Candi Kalasan atau Candi Kalibening terletak di Desa Kalasan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta dengan lokasi yang tidak jauh dari Candi Prambanan. Candi Kalasan ini termasuk peninggalan Umat Budha tertua di Dunia. Candi ini memiliki 52 stupa dan berada di sisi jalan raya antara Yogyakarta dan Solo serta sekitar 2 km dari Candi Prambanan.
        Ciri khas dari Candi Kalasan adalah, digunakannya vajralepa (bajralepa) yaitu semacam plesteran yang terbuat dari getah pohon tertentu di masa itu untuk melapisi ornamen-ornamen dan relief pada dinding luarnya. Denah bangunan Candi Kalasan berbentuk persegi. Atapnya segi delapan dan puncaknya berbentuk dagoba (stupa).
        Pada bagian luar candi, terdapat relung yang dihiasi gambar dewa memegang bunga teratai. Pada setiap pintu masuk terdapat hiasan kepala kala yang dijenggernya terdapat kuncup bunga. Pohon dewata ada diatasnya dan para penghuni kahyangan memainkan bunyi-bunyian seperti rebab, gendang, kerang dan cemara.




11. Goa Pindul


Goa Pindul

         Goa Pindul terletak di Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul. Goa Pindul merupakan tempat wisata yang dikenal karena cara menyusuri goa dilakukan dengan menaiki ban pelampung di atas aliran sungai bawah tanah di dalam gua, atau biasa disebut dengan istilah Cave Tubing.
        
Goa Pindul memiliki panjang sekitar 350 m, lebar hingga 5 m, jarak permukaan air dengan atap goa 4 m, dan kedalaman air sekitar 5-12 m. Goa ini memiliki 3 zona. zona terang, zona remang, dan zona gelap dan waktu tempuh menelusuri goa ini sekitar 45 menit.
        Saat anda melakukan penyusuran Goa Pindul ini, anda akan menemukan sebuah stalagtit yang sudah menyatu dengan stalagmit sehingga tampak seperti sebuah pilar, stalagtit goa ini merupakan stalagtit goa terbesar no. 4 di dunia. Selain itu, Ditengah Goa, ada sebuah ruangan yang agak besar, dengan lubang diatasnya yang oleh warga sekitar disebut sumur terbalik, sinar matahari yang masuk melalui lubang ini membuat suasana semakin indah. Lubang diatas goa inilah yang seringkali  digunakan sebagai jalan masuk vertikal oleh anggota TIM SAR atau latihan.




12. Pantai Pok Tunggal

Pantai Pok Tunggal

        Pantai Pok Tunggal terletak di Desa Tepus, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta dan bersebelahan dengan Pantai Pulang Sawal dan Pantai Siung. Pantai Pok Tunggal memiliki panorama alam yang indah dengan hamparan pasir putih dan perbukitan karst. Nama Pok Tunggal sendiri berasal dari keberadaan Pohon Duras yang jadi vegetasi satu-satunya di sini. Pohon Duras tersebut hanya memiliki satu dasar pohon (pok), sehingga membuat penduduk sekitar menamai pantai yang ada di dekatnya dengan Pok Tunggal.
        Yang unik dari pantai ini adalah adanya mata air tawar yang berasal dari aliran sungai bawah tanah khas daerah karst. Air ini pula yang dijadikan sebagai sumber air bagi penduduk setempat. Anda juga dapat menjumpai beberapa ekor primata liar yang berada di balik tebing bagian timur. Fasilitas di pantai ini lumayan lengkap, Anda dapat menyewa tempat peristirahatan/Gazebo dan tenda Dome yang disewakan oleh penduduk setempat.




13. Pantai Siung


Pantai Siung

        Pantai Siung terletak di Dusun Wates, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, sekitar 77 km dari Kota Yogyakarta. Akses menuju pantai ini menyuguhkan pemandangan bukit kapur yang ditumbuhi pohon-pohon jati dan tantangan jalan yang berkelok-kelok dan menaik.
        Namun, semua rasa letih perjalanan Anda akan terbayar tuntas ketika Anda sampai di lokasi pantai ini. Pantai ini memiliki pemandangan yang indah dengan hamparan pasir putih disertai suara deburan ombak yang menggema, membuat pikiran dan suasana hati Anda menjadi tenang.
        Pantai Siung adalah lokasi favorit para pecinta olahraga Panjat Tebing. Di tebing-tebing pantai ini, ada sekitar 250 jalur panjat tebing. Selain itu, Anda dapat melihat panorama Pantai Siung dan hamparan laut serta pasirnya dari kejauhan di salah satu puncak tebing ini. Namun, fasilitas di tempat ini masih minim karena pantai ini terletak di lokasi terpencil. Tapi, Anda tidak perlu khawatir karena Anda dapat menggunakan pondok pemanjat yang bentuknya mirip rumah panggung dengan kapasitas kurang lebih sekitar 20 orang. Jika Anda ingin bermalam dengan suasana alam, Anda bisa membawa tenda sendiri yang bisa Anda gunakan di sekitar tebing-tebing.




14. Hutan Pinus Mangunan


Hutan Pinus Mangunan

        Hutan ini terletak di Mangunan, Dlingo, Kec. Bantul, Yogyakarta. Sebelum menjadi salah satu destinasi wisata, hutan di kawasan Mangunan adalah sebuah tanah tandus yang kemudian direboisasi. Tak hanya pinus, jenis pohon lain seperti mahoni, akasia, kemiri dan kayu putih juga ditanam di lahan yang luasnya kurang lebih 500 Ha ini. Saat ini, kawasan Mangunan, terutama bagian yang ditanami pohon pinus tak hanya berfungsi sebagai hutan lindung namun juga dikelola sebagai salah satu tujuan wisata.
       Bagi Anda yang ingin menenangkan diri dari suasana ramai dan panasnya perkotaan, Anda dapat mencoba pergi ke Hutan Pinus Mangunan. Hutan ini menawarkan kesejukan serta pemandangan yang jarang kamu temukan di tempat lain. Tak heran, tempat ini sering dijadikan lokasi pemotretan atau sekadar hunting foto. Puas berfoto, kamu juga dapat meneruskan perjalanan ke kebun buah Mangunan yang letaknya tak jauh dari Hutan Pinus Mangunan ini.




15. Puncak Suroloyo


Puncak Suroloyo

        Terletak di dataran tinggi Menoreh, tepatnya di Desa Gerbosari, Kecamatan Samigaluh, Kulonprogo, Puncak Suroloyo memiliki ketinggian 1.019 meter dari permukaan laut, Puncak ini juga memiliki pesona pemandangan 4 gunung dalam sekali pendakian, yaitu Puncak gunung Merapi, Merbabu, Sindoro, dan Sumbing.
        Di Puncak Suroloyo terdapat tiga buah gardu pandang yang secara umum disebut pertapaan, masing-masing memiliki nama Suroloyo, Sariloyo dan Kaendran. Untuk mencapai gardu pandang tersebut wisatawan harus berjalan kaki mendaki ratusan anak tangga yang dipayungi pohon-pohon rindang. Sesampainya di puncak, Anda dapat memandang ke segala penjuru, menikmati perbukitan dan lembah yang hijau serta deretan gunung-gunung. Bahkan jika cuaca sangat cerah, Anda dapat melihat Candi Borobudur dari kejauhan.





Itulah beberapa tempat-tempat wisata favorit dan menarik. Dengan beragamnya tempat-tempat wisata di Yogyakarta, maka di Yogyakarta disediakan bermacam pilihan akomodasi hotel yang berkualitas. Dari yang murah sampai berbintang. Nah, bagi Anda yang mencari hotel murah di Kota Yogyakarta, Anda dapat mencari di : 11 Hotel Murah di Yogyakarta.



Tony Effendi
15 TEMPAT WISATA YANG INDAH DI JOGJA - written by Tony Effendi , published at 11.48, categorized as Wisata di Jawa . And have 0 komentar
No comment Add a comment
Cancel Reply
GetID